Selain agenda formal, diskusi juga menyoroti penguatan internal dan komitmen anggota terhadap kode etik jurnalistik. Asep Nurohman menegaskan bahwa jurnalis harus tetap profesional dan berimbang dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Kita sebagai jurnalis harus tetap berjalan sesuai dengan poksi dan kode etiknya. Dalam menyampaikan berita, harus selalu berimbang, berhati-hati, serta menjaga kekompakan di lingkungan sesama jurnalis dan di tubuh FORWAPI sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan DPP FORWAPI, Beni, mengingatkan pentingnya membangun sinergitas antara jurnalis dan berbagai instansi di Kota Banjar.
“Marilah kita bersama-sama menjaga sinergitas yang baik dengan instansi-instansi, terutama yang ada di Kota Banjar. Jaga marwah sebagai jurnalis, jaga ucapan, dan jaga tingkah laku,” tuturnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung agar FORWAPI Kota Banjar semakin dikenal luas di berbagai kalangan, baik pemerintahan maupun swasta.
Rapat yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud harapan agar FORWAPI Kota Banjar semakin solid, profesional, dan berperan aktif dalam membangun komunikasi publik yang positif di wilayah Priangan Timur. (Ajat)













