kilaspendidikan.com, Berita Tasikmalaya – Menyusul pemberitaan sebelumnya di kilaspendidikan.com pada Jumat (31/10/2025) terkait tuduhan pemerasan terhadap proyek P3A, Kepala Desa Cisaruni bersama kelompok P3A Mitra Air Taringgul akhirnya memberikan klarifikasi resmi.
Dalam pernyataannya, Kepala Desa Cisaruni Farid Supriyadi menegaskan, bahwa jurnalis berinisial AT yang sebelumnya disebut-sebut dalam isu tersebut tidak terlibat sama sekali dalam dugaan pemerasan.
“Saya nyatakan dengan jelas, Saudara AT tidak terlibat dalam pemerasan. Pelaku sebenarnya adalah oknum dari media lain,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa, Senin (03/11/2025).
Sementara Budi, Sekretaris P3A Mitra Air Taringgul, juga membenarkan adanya oknum wartawan yang sempat meminta sejumlah uang kepada pihaknya. Namun, ia mengaku tidak mengetahui identitas maupun asal media oknum tersebut.
“Isu ini memang menyebar luas, tapi saya tidak tahu siapa orangnya, dari media mana, dan di mana alamatnya,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ijang, selaku Bendahara P3A Mitra Air Taringgul, menambahkan bahwa memang sempat ada indikasi permintaan uang, namun jumlahnya berbeda dari isu yang beredar.
“Benar ada permintaan, tapi bukan lima juta, melainkan tiga juta rupiah. Kami juga tidak memberikan uang tersebut. Informasi ini kami terima dari Ketua P3A, Pak Mahmud, dan sepertinya wartawan itu berasal dari kota,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Ketua P3A Mitra Air Taringgul, Mahmud, belum memberikan keterangan resmi. Tim kilaspendidikan.com masih terus berupaya mendapatkan informasi lanjutan terkait kasus ini. (Bersambung)

















