“Siap… Penanganan masih dalam proses di Polres, pak. Belum ada permintaan investigasi ke kami,” jawab Ara singkat saat dikonfirmasi media.
Sayangnya, tanggapan berbeda justru datang dari Irban 1, H. Omay, yang hingga kini dinilai belum memberikan pernyataan yang jelas. Saat dihubungi beberapa kali, ia hanya membalas dengan foto dirinya yang sedang mengikuti kegiatan via Zoom, yang diketahui merupakan kiriman dari orang lain.
Kasus ini mendapat perhatian dari sejumlah elemen masyarakat, termasuk LSM, yang turut mengirimkan pertanyaan dan permintaan informasi kepada redaksi kilaspendidikan.com. Warga berharap kasus ini tidak berlarut-larut dan segera menemukan kejelasan agar kepercayaan terhadap aparatur desa maupun penegak hukum tetap terjaga. (Ajat)


















