kilaspendidikan.com – Berita Tasikmalaya — Kasus hilangnya 11 ekor sapi milik warga di Desa Pasirsalam, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, hingga kini masih menjadi misteri. Diduga kuat, hewan ternak tersebut dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pihak Polres Kabupaten Tasikmalaya telah turun tangan untuk menangani kasus ini sejak Jumat, 1 Agustus 2025.
Seorang warga Desa Pasirsalam berinisial “D” menyampaikan keresahannya terkait lambatnya proses penanganan. “Kami menunggu kejelasan sejauh mana aparat penegak hukum (APH) menangani hilangnya 11 ekor sapi di desa kami. Sudah lama berlalu, tapi belum juga ada titik terang. Malah yang terjadi saat ini, saling tuding antar perangkat desa,” ungkapnya melalui pesan singkat WhatsApp dan voice note kepada redaksi kilaspendidikan.com.
Lebih lanjut, “D” juga menyebut bahwa dirinya memiliki informasi lain yang cukup menarik dan penting terkait berbagai persoalan di Desa Pasirsalam. Namun, ia memilih menahan informasi tersebut sampai kasus sapi ini benar-benar dituntaskan.
Sementara itu, pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Tasikmalaya melalui Irbansus (Irban Khusus), Ara, saat dimintai tanggapannya, menjelaskan bahwa hingga kini belum ada permintaan resmi untuk dilakukan investigasi dari pihaknya.


















