kilaspendidikan.com, Berita Tasikmalaya – Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya yang tayang pada Senin (6/7/2026) berjudul “Diduga Tak Sesuai Standar, Proyek Irigasi APBN Rp195 Juta di Desa Cikunir Disorot, Ketua P3A Bungkam Saat Dikonfirmasi”, Ketua P3A Bakti Makmur Desa Cikunir, Azis, akhirnya memberikan klarifikasi resmi atas berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik.
Dalam keterangannya pada Kamis (9/7/2026), Azis menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Desa Cikunir telah mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa material yang digunakan telah memenuhi standar kualitas sebagaimana dipersyaratkan.
Menurut Azis, informasi yang sebelumnya disampaikan oleh salah seorang pekerja di lapangan tidak dapat dijadikan acuan karena yang bersangkutan bukan tenaga ahli yang memahami secara detail spesifikasi teknis pekerjaan.
“Keterangan yang disampaikan pekerja tersebut hanya kesalahan dalam menyampaikan informasi. Yang bersangkutan bukan tukang ahli yang memahami ukuran maupun standar teknis pekerjaan,” jelasnya.
Azis juga memaparkan rincian volume pekerjaan yang sedang dilaksanakan, yakni pembangunan saluran irigasi sepanjang 482 meter di sisi kanan dan kiri, dengan tinggi pasangan dinding 70 sentimeter, lebar pondasi 30 sentimeter, lebar keseluruhan struktur 1 meter, lebar lantai saluran 40 sentimeter, serta kedalaman pondasi mencapai 30 sentimeter.
Menanggapi sorotan mengenai sikapnya yang dinilai tidak merespons upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp, Azis menyampaikan permohonan maaf sekaligus menjelaskan bahwa saat itu dirinya tengah menghadapi musibah keluarga.
“Saya tidak sempat membalas pesan karena sedang menghadapi kondisi keluarga yang cukup berat. Nenek saya baru meninggal dunia, sementara paman saya juga dalam kondisi sakit parah dan harus segera dirujuk ke rumah sakit. Atas keterlambatan memberikan tanggapan, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.
Selain itu, Azis turut memberikan penjelasan mengenai sorotan terkait posisinya yang disebut merangkap jabatan sebagai Ketua P3A sekaligus perangkat Desa Cikunir.













