AS, seorang pemerhati pemerintahan di Kabupaten Tasikmalaya, menyampaikan bahwa kejujuran adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan antara pemimpin dan warga.
“Tanpa kejujuran, sulit bagi kepala desa untuk mendapatkan dukungan penuh masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya. Rabu (05/11/2025).
Selain jujur, menurut AS, seorang kepala desa juga harus memiliki rasa tanggung jawab tinggi dalam menjalankan setiap kebijakan. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa menjadi kunci agar program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Lebih lanjut, AS menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama dari setiap program desa. Kepala desa yang ideal harus mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan taraf hidup warga, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Untuk mewujudkan hal itu, kepala desa dituntut memiliki visi yang jelas dan berpihak pada kepentingan rakyat kecil, serta mampu menjalin kerja sama lintas sektor. Partisipasi aktif masyarakat juga menjadi elemen penting dalam memastikan pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif.
“Desa yang maju hanya bisa terwujud jika semua pihak mau terlibat. Kepala desa harus membuka ruang bagi kritik dan masukan warga demi kinerja yang lebih baik,” tambah AS.
Pemerintah pusat dan daerah pun diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan, memberikan pelatihan, serta penghargaan bagi kepala desa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka dalam membangun desa.
“Mari bersama-sama kita wujudkan desa yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. Desa yang menjadi tempat nyaman dan aman bagi seluruh warganya,” tutup AS. (Ajat)


















