Proyek SPAM dan JIAT Diduga Langgar Aturan Perizinan, FORWAPI Minta Penegak Hukum Bertindak

Ragam Berita416 Views
banner 468x60

Ia juga menekankan pentingnya dokumen pendukung seperti studi kelayakan, dokumen lingkungan, izin mendirikan bangunan atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta perjanjian kerja sama bila melibatkan pihak swasta.

“Program SPAM fokus pada penyediaan air minum, sedangkan JIAT berfokus pada irigasi air tanah dan permukaan. Keduanya sama-sama wajib mematuhi izin dan ketentuan teknis yang telah diatur,” tambahnya.

banner 400x130

FORWAPI meminta agar seluruh proyek yang dibiayai APBN maupun APBD benar-benar mengikuti petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan dari Kementerian PUPR atau Balai Wilayah Sungai, demi menjaga transparansi dan kualitas pembangunan infrastruktur air di Kabupaten Tasikmalaya.

“Maka dengan adanya dugaan pelanggaran tersebut, kami dari FORWAPI berharap APH (Aparat Penegak Hukum) untuk segera bertindak dan melakukan sidak langsung kelapangan untuk memeriksa terkait kelengkapan perizinan,” pungkasnya. (Ajat)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *