Ketua Umum RPD, Dadan Jaenudin, menegaskan bahwa MCSR adalah langkah maju dalam perjuangan demokrasi rakyat.
“Kami ingin memastikan bahwa suara rakyat benar-benar sampai ke publik melalui media yang kredibel, profesional, dan berintegritas. Media Center Saung Rakyat bukan hanya corong informasi, tetapi juga benteng demokrasi yang akan mengawal kebenaran dan melawan disinformasi,” tegas Dadan Jaenudin.
Ia juga menekankan pentingnya kekuatan kolaborasi media, “Ke depan, kami ingin MCSR menjadi wadah kolaborasi seluruh media yang peduli pada rakyat, keadilan, dan demokrasi. Dengan pers yang bersatu, tidak ada kekuatan oligarki atau penguasa yang bisa membungkam suara rakyat,” pungkasnya.
Sementara itu, Randika, Pemimpin Redaksi Media Kabar Sembilan yang ditunjuk sebagai Koordinator MCSR, menyatakan kesiapannya mengemban amanah tersebut.
“Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Media Center Saung Rakyat bukan sekadar wadah publikasi, tetapi jantung komunikasi rakyat yang harus dijalankan dengan integritas dan profesionalitas. Tugas kami adalah memastikan informasi dari RPD sampai ke publik secara jujur, cepat, dan akurat,” ujar Randika.
Ia menegaskan MCSR akan menjadi pusat kolaborasi media yang kokoh dan independen:
“Kami ingin membangun jaringan media yang kuat, bersatu, dan peduli pada demokrasi serta keadilan rakyat. Kami tidak akan membiarkan suara rakyat diperkecil oleh kepentingan oligarki atau penguasa,” tambah Randika.
Sebagai penutup, Randika menegaskan tekadnya untuk menjaga marwah pers dan menjadikan MCSR garda terdepan demokrasi rakyat, “Kami siap bekerja sama dengan semua pihak, menjaga etika pers, dan berdiri di garis terdepan dalam melawan hoaks, manipulasi informasi, serta ketidakadilan. MCSR adalah suara rakyat, dan kami akan selalu menjaganya,” pungkasnya. (Ajat)



















