Ketua AWP Kabupaten Tasikmalaya, Deni Nugraha, membenarkan bahwa sebelum insiden terjadi, korban baru saja melakukan transaksi pembelian suku cadang motor di Kota Tasikmalaya.
“Korban bersama dua rekannya selesai melakukan transaksi pembelian sparepart motor. Saat melintas di Jalan Letjen Mashudi, mereka diduga dipepet oleh lima orang yang menggunakan dua sepeda motor. Kemudian terjadi cekcok hingga korban dipukul menggunakan botol pada bagian belakang kepala,” ujar Deni.
Deni juga menyebutkan bahwa identitas para terduga pelaku telah diketahui. Menurutnya, setelah kejadian pihak keluarga terduga pelaku mendatangi keluarga korban untuk melakukan penyelesaian secara kekeluargaan.
Sementara itu, Marwan selaku keluarga korban mengatakan bahwa pihak keluarga terduga pelaku menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Proses mediasi dan islah difasilitasi oleh Ketua AWP Kabupaten Tasikmalaya, Deni Nugraha.
Hingga berita ini diterbitkan, penyelesaian perkara disebut masih ditempuh melalui jalur musyawarah antara kedua belah pihak. (Tatang Hidayat)



















