kilaspendidikan.com, Berita Tasikmalaya — Proyek peningkatan jaringan irigasi milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang berlokasi di Kelurahan Cilamajang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek yang dibiayai oleh negara tahun anggaran 2025 itu dinilai tidak memenuhi spesifikasi teknis dan diduga dikerjakan secara asal-asalan.
Warga dan sejumlah lembaga pemerhati pembangunan menilai pelaksanaan proyek tersebut terkesan hanya berorientasi pada keuntungan semata tanpa memperhatikan mutu dan manfaat jangka panjang bagi petani.
“Sudah jelas anggaran itu uang negara, artinya uang rakyat. Jadi masyarakat berhak menegur kalau proyek pemerintah dikerjakan asal-asalan,” ujar salah satu warga Cilamajang yang enggan disebutkan namanya, Rabu (1/10/2025).
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan sejumlah kejanggalan, mulai dari pondasi yang dikerjakan saat kondisi air masih menggenang deras hingga adukan semen yang berpotensi cepat rusak. Selain itu, para pekerja di lapangan mengaku tidak mengetahui detail teknis seperti panjang, tinggi, maupun lebar pekerjaan, yang menimbulkan kesan kurangnya pengawasan dan kendali dari pihak pelaksana.



















