Suci Seftiani, dua Medali Emas dari Kategori Tanding Kelas J Putri Usia Dini 2 dan Kategori Tunggal Usia Dini 2

Kayla Putri Nirmala, Medali Emas Kategori Tanding Kelas Under A Putri Pra Remaja, atlet SMPN 1 Rajapolah kelas VIII G
Prestasi Kayla Putri Nirmala turut menghadirkan kebanggaan bagi keluarga. Nurmalasari, orang tua Kayla, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pelatih.
“Terima kasih kepada Bu Wulan yang telah melatih dan membina anak saya hingga bisa mengikuti kejuaraan ini dan meraih medali. Semoga ke depan Kayla semakin semangat belajar dan berlatih, serta mampu mengharumkan nama Kampung Cibeureum, Desa Manggungjaya, dan Kabupaten Tasikmalaya,” tuturnya.
Selain itu, Kontingen SMKN Kadipaten juga mencatat hasil membanggakan dengan mengirimkan delapan atlet yang berlaga dalam tiga kategori, berhasil meraih dua medali emas dan enam medali perunggu.
Sebagai Binpres, Bu Wulan Nurlaela menegaskan bahwa kejuaraan ini bukanlah akhir dari proses pembinaan. Pada Senin, 29 Desember 2025, ia menyampaikan harapannya agar event ini melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level lebih tinggi.
“Harapan saya, dari event ini lahir atlet-atlet yang ke depan bisa tampil di kejuaraan daerah hingga nasional. Program latihan akan terus berjalan secara rutin untuk persiapan event pelajar di tahun 2027,” tegasnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet.
“Juara bukan hanya saat pengalungan medali. Setelah ini, semuanya kembali berjuang untuk menjadi juara di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Kejuaraan Silat Perisai Diri Cup XX Tahun 2025 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga momentum penting dalam membangun generasi muda pencak silat yang tangguh, berprestasi, dan siap mengharumkan nama Tasikmalaya di kancah yang lebih luas. (Ajat)










