Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Kukuhkan Raden Wahyu Sebagai Ketua Pemangku Adat Ciamis Raya: Langkah Strategis Hidupkan Kembali Tatanan Leluhur

banner 468x60

Kilaspendidikan.com Berita Kuningan Jawa Barat, — membanggakan datang dari dunia adat dan budaya nusantara. Gusti Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja( KGSS PNG HERU RUSAMSYI ARIANATAREJA S.Psi., M.H. ) secara resmi mengukuhkan Raden Wahyu sebagai Ketua Pemangku Adat Wilayah Ciamis Raya. Pengukuhan ini menandai babak baru dalam upaya pelestarian nilai-nilai tradisional dan penguatan struktur adat di wilayah Jawa Barat.

Prosesi Khidmat di Jantung Kesultanan
Dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat, Raden Wahyu menerima surat keputusan (Anugerah) bernomor 302/KPA-KKKC/SSJII/I/2026. Penyerahan dokumen sakral tersebut dilakukan langsung oleh Gusti Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja di bawah naungan panji-panji kebesaran Keraton Kasepuhan Cirebon.

Tak hanya penyerahan surat, momen emosional terlihat saat Gusti Sultan menyematkan pin kehormatan di dada Raden Wahyu, sebuah simbol kepercayaan dan tanggung jawab besar untuk menjaga marwah leluhur di tanah Ciamis.

banner 400x130

Misi Besar: Menghidupkan Kembali Tatanan Adat
Dalam arahannya, Gusti Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja menekankan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar gelar seremonial. Ada misi substansial yang diemban oleh Raden Wahyu, di antaranya:

Revitalisasi Tatanan Adat: Menghidupkan kembali struktur dan fungsi pemangku adat di wilayah Ciamis Raya agar selaras dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya.

Perlindungan Masyarakat Adat: Menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengayomi hak-hak serta tradisi masyarakat adat setempat.

Sinergi Budaya: Mempererat hubungan historis antara Keraton Kasepuhan Cirebon dengan wilayah-wilayah penyangganya, termasuk Ciamis.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *