Promedia Akhiri Journalism 360 di Tasikmalaya: Tekankan Pentingnya Jurnalisme Berkualitas dan Berkelanjutan

Ragam Berita507 Views
banner 468x60

Dalam pemaparannya, Agus Sulistriyono menegaskan bahwa media tidak akan mati, tetapi terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. “Media akan selalu hidup, hanya bentuk dan salurannya yang berubah dari cetak, digital, hingga sosial media,” ujarnya.

Agus menjelaskan, Promedia dibangun dengan semangat kolaborasi dan berbagi sumber daya, serta telah bermitra dengan lebih dari seribu media di Indonesia.

banner 400x130

“Kami menyediakan dukungan teknologi dan bisnis digital bagi media, namun konten pemberitaan tetap menjadi tanggung jawab redaksi masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus menyoroti pentingnya kebijakan Publisher Rights yang tengah diperjuangkan di era Presiden Joko Widodo. Ia menilai, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dalam melindungi hak ekonomi dan moral jurnalis.

“Perlindungan hak cipta ini memastikan karya jurnalistik tetap memiliki nilai dan dihargai,” katanya.

Agus juga memaparkan bahwa meskipun industri media sempat mengalami lonjakan setelah pandemi COVID-19, persaingan ketat membuat sejumlah media harus berjuang keras untuk bertahan.

“Yang mampu bertahan adalah mereka yang mau beradaptasi dan berinovasi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari inovasi, Promedia memperkenalkan empat konsep baru dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di dunia media, yakni Mediapreneur, Contentpreneur, Videopreneur, dan Socmedpreneur.

Agus menutup presentasinya dengan pesan optimisme. “Selama kita terus beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi, industri media di Indonesia akan tetap tumbuh dan relevan,” pungkasnya. (Ajat)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *