”Semoga ini menjadi riadoh kita, rasa terima kasih kepada leluhur yang telah berjuang lebih dulu dari kita,” lanjutnya.
Pesan untuk Gen Z & Alfa: Sejarah adalah Jati Diri
Secara khusus, Raden Heru juga menyoroti peran krusial generasi muda saat ini—seperti Generasi Z, Alfa, hingga Beta—dalam estafet penjagaan warisan budaya. Menurutnya, transfer informasi dan edukasi sejarah tidak boleh terputus.
Poin Penting Harapan
Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Cirebon Pangeran Heru Rusyamsi AriaNatareja S.Psi M.H. / Sultan sepuh cirebon pangeran kuda putih
Edukasi Sejarah: Generasi muda harus paham bahwa keberadaan hari ini tidak lepas dari historis masa lalu.
Simbol Jati Diri: Keraton dan kebudayaan harus menjadi fondasi karakter bangsa.
Sinergi dengan NKRI: Harmonisasi antara kesultanan dan negara harus terus berjalan beriringan tanpa ada persaingan.
”Saya berharap kesultanan dan negara hari ini bisa harmonisasi dan bersinergi. Tidak ada persaingan dan permusuhan, tetapi bagaimana kita bergandengan tangan untuk membuktikan bahwa negara awal kerajaan kesultanan bisa sinergi bersama Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Dukungan Pemerintah: Makam Galuh sebagai Aset Budaya Ciamis
Apresiasi tinggi turut datang dari pihak pemerintah daerah. Kepala UPTD Dinas Pariwisata Ciamis, Dorojatun, menyatakan bahwa kegiatan ziarah ini memegang peranan krusial dalam memperkuat destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya di Kabupaten Ciamis
Heri Heryanto



















